Gempa bumi dahsyat terjadi di lepas pantai Sulawesi Utara, Indonesia, pada 5:48 pagi. waktu setempat pada bulan April 2, 2026. Meteorologi Indonesia, Badan Klimatologi dan Geofisika mengukur kekuatan gempa 7.6 dengan kedalaman fokus sekitar 10 kilometer, sedangkan Survei Geologi Amerika Serikat mencatatnya sebagai besaran 7.8. Pihak berwenang segera mengeluarkan peringatan tsunami, mengimbau warga di wilayah pesisir untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.
![[Galeri Foto] Korban tewas akibat gempa bumi di Indonesia bertambah menjadi 271 orang,Penyelamatan di daerah bencana sedang berlangsung|Antarmuka Berita · Gambar](https://www.mis-asia.com/wp-content/uploads/2026/04/OIP-C.jpg)
Menurut Badan Meteorologi Indonesia, pusat gempa terletak kira-kira 150 kilometer tenggara Kepulauan Talaud di Sulawesi Utara. Getaran kuat berlangsung puluhan detik di wilayah sekitar, Guncangan cukup terasa di ibu kota provinsi Manado dan juga di Maluku Utara. Sejauh ini belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa atau kerusakan besar, namun pemerintah daerah telah mengaktifkan mekanisme tanggap darurat dan mengatur evakuasi warga pesisir.
Pusat Peringatan Tsunami Pasifik di Amerika Serikat juga mengeluarkan peringatan, menyatakan bahwa gempa tersebut dapat memicu tsunami berbahaya yang dapat berdampak pada wilayah pesisir tidak hanya di Indonesia tetapi juga di Filipina dan Malaysia. Pusat ini meminta negara-negara terkait untuk memonitor perubahan permukaan laut dan mengambil tindakan pencegahan tepat waktu.
Indonesia terletak di sepanjang Cincin Api Pasifik, daerah yang terkenal dengan aktivitas tektonik yang sering terjadi, menjadikan gempa bumi dan letusan gunung berapi sering terjadi. Acara ini juga menjadi pengingat akan pentingnya memperkuat kesiapsiagaan bencana dan sistem peringatan dini. Pihak berwenang terus memantau gempa susulan dan menilai potensi risiko tsunami.



















































































